Apa itu Career Score
Career Score (juga disebut Nort Score atau Skor Karier) adalah metrik gabungan yang menggambarkan profil profesional seorang kandidat melalui empat sumbu yang dapat diukur. Alih-alih satu angka tunggal, Career Score ditampilkan sebagai sebuah poligon, karena karier tidak bisa diringkas menjadi satu nilai semata.
Pendekatan ini berbeda dari kebanyakan praktik di pasar Indonesia, tempat hasil tes psikometri dan penilaian sering kali berakhir menjadi satu skor akhir atau label lulus dan tidak lulus. Career Score justru memetakan kekuatan dan kekurangan kandidat secara lebih utuh.
Apa saja sumbu Career Score
- Hard skill (40 sampai 50%): kompetensi teknis yang dapat diaudit lewat tes
- Soft skill (20 sampai 30%): ciri perilaku melalui Big Five (psikometri yang tervalidasi)
- Pengalaman (10 sampai 20%): hubungan kerja yang dapat diverifikasi
- Reputasi (10%): umpan balik 360 derajat dari mantan atasan dan rekan kerja
Bobot setiap sumbu berupa rentang yang dapat dikonfigurasi oleh perusahaan dan disesuaikan per lowongan.
Apa ciri khas Career Score
- Portabel: berlaku untuk perusahaan mana pun yang memakainya sebagai filter; kandidat menjalani proses cukup satu kali
- Dapat diaudit: kandidat melihat cara setiap sumbu dihitung, jadi bukan kotak hitam
- Tidak biner: poligon menggambarkan profil, bukan eliminasi. Dua orang dengan skor "rata-rata" 4,5 bisa memiliki poligon yang berlawanan
- Privat secara bawaan: pemberi kerja saat ini tidak dapat melihat profil kandidat tanpa izin eksplisit dari kandidat itu sendiri
Sifat privat ini penting dalam kerangka UU PDP (Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi). Data penilaian termasuk data pribadi, sehingga kandidat berhak mengetahui data apa yang diproses, mengakses serta memperbaikinya, dan menarik persetujuan kapan saja.
Apa yang bukan Career Score
- Bukan nilai akhir seperti "9,2 dari 10"
- Bukan diagnosis psikologis (Big Five bukan alat tes klinis)
- Tidak menggantikan wawancara dengan perusahaan, melainkan mendahulukan kriteria yang objektif
- Tidak menangkap kecocokan budaya yang spesifik maupun motivasi terkini kandidat
Career Score dibanding skor di platform lain
Di pasar Indonesia, banyak platform menghasilkan skor kandidat dengan cara yang berbeda-beda. Job board dan marketplace talenta seperti Glints, Kalibrr, dan Jobstreet umumnya memberi peringkat berdasarkan kecocokan lamaran dengan lowongan, sementara HR suite seperti Mekari Talenta serta platform berbasis AI seperti TalentGo AI menghitung skor dari hasil tes di dalam alur seleksi masing-masing perusahaan.
Yang membedakan Career Score adalah sifatnya yang portabel dan terstruktur sebagai poligon. Skor tidak terkunci pada satu lowongan atau satu perusahaan, dan kandidat membawa hasilnya ke proses mana pun yang menerima NORT sebagai filter.
Posisi NORT di sini
NORT bukan ATS. NORT adalah platform reverse recruiting plus penilaian. Kandidat dinilai satu kali melalui tes (teknis, Big Five, bahasa) dan pengalaman yang tervalidasi, lalu memperoleh Career Score, dan perusahaan menyaring pool kandidat yang sudah terkualifikasi itu sesuai kriteria lowongan. Career Score adalah inti dari penilaian tersebut.
NORT melengkapi ATS yang mengelola corong lamaran inbound, bukan menggantikannya. Perusahaan tetap dapat memakai ATS untuk lamaran yang masuk, sambil memanfaatkan NORT untuk sourcing aktif dari kandidat yang sudah dinilai. Jika Anda ingin membangun profil yang portabel dan dapat diaudit sekali saja, buat akun NORT gratis.
Pendalaman
Istilah terkait: Big Five, Candidate Scoring.